MENJADI PENGUSAHA. WHY NOT?
Sebelum kita melakukan pembahasan lebih lanjut, kita perlu mengetahui, apa itu pengusaha?
Menurut Wulan Ayodya dalam bukunya “ siswa juga bisa jadi pengusaha” mengatakan bahwa PENGUSAHA adalah seseorang yang mendirikan dan menjalankan usaha secara mandiri untuk mendapatkan keuntungan sehingga dapat menafkahi dirinya, keluarga, dan karyawannya. Seorang pengusaha tangguh pasti tentu dapat mengelola dengan baik usahanya dan mampu bertahan dari setiap rintangan yang dihadapi.
Seperti jatuh bangun usaha yang dikelolanya.
Dinamika pemikiran para generasi muda saat ini banyak yang berpikiran susahnya untuk menjadi seorang pengusaha. Kebanyakan orang berpikir menjadi pengusaha itu sangat merepotkan untuk dirinya. Padahal setiap kalangan usia bisa menjadi pengusaha . Hanya saja Mereka harus mencari modal, membuat strategi agar usahanya maju. Dan yang sangat menjadi beban pikirin seseorang untuk menjadi pengusaha adalah bagaimana jika usaha yang dibangunnya tersebut mengalami kerugian sehingga menjadi bangkrut. Dinamika-dinamika pemikiran inilah yang membuat cita-cita seseorang untuk menjadi seorang pengusaha dan membangun sebuah usaha menjadi hancur. Oleh karena itu banyak para tamatan suatu perguruan tinggi maupun sekolah lebih memilih menjadi karyawan sebuah perusahaan atau pegawai negeri ketimbang menjadi seorang pengusaha.
Apa yang terfikir dibenak anda semua tentang anak kecil diatas?
*Young enterpeneur😍*
Anak kecil yg sudah sukses karna mengolah fikirannya untuk memulai sebuah usaha, dari anggota seminar malam ini woooow, semangat banget menjawabnya 🔥
Kewirausahaan sudah diperkenalkan sejak di bangku sekolah dasar, karena sesuatu yang dipelajari sejak dini akan banyak manfaatnya kelak. Seperti yang tertera di sebuah buku yang ditulis oleh Wulan Ayodya “siswa juga bisa berwirausaha” banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh jika kewirausahaan dipelajari sejak dini. Pertama kita dapat mengenal seluk beluk usaha. Kedua, kita dapat mengasah talenta pelajar yang punya semangat kewirausahaan. Karena sesuai pembahasan sebelumnya. Tidak sebagian besar orang-orang berpikiran menjadi karyawan. Ketiga, kita dapat memiliki bekal ilmu, selain pendidikan formal yang nantinya dapat diaplikasikan sewaktu-waktu. Keempat, kita dapat mengetahui alternatif cara mencari uang selain bekerja sebagai karyawan. Dan yang terakhir adalah kita dapat memiliki arah untuk menjadi pengusaha yang sukses.
Untuk apa kita takut menjadi seorang pengusaha. seseorang yang memilih pekerjaan sebagai pengusaha atau berwirausaha tentu juga dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Contohnya, dengan adanya orang yang berwirausaha tentunya akan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain yang tidak memiliki pekerjaan. Secara tidak langsung kita telah ikut berpartisipasi dalam penghancuran kemiskinan di Negara ini. Selain itu, menjalani usaha itu pada saat sekarang ini tidak terlalu sulit.
Berwirausaha saat sekarang ini telah mendapatkan posisi yang baik. Karena pemerintah sekarang telah membuat sebuah kementrian khusus yang menangani sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Serta program-program CSR dari beberapa perusahaan maju. Yang dimana, program ini membantu seseorang di bidang permodalan bagi mereka yang ingin membuka usaha. Selain itu berberapa pelatihan-pelatihan khusus juga telah banyak dilakukan pada saat sekarang ini, sehingga menambah wawasan kita tentang bagaimana cara menjalankan sebuah usaha dengan baik.
*Jurus Awal Memulai Usaha*
1.Berani Memulai yang artinya sesorang harus berani memulai, untuk memulai pertama kali suatu usaha dari hal hal paling kecil sesuai dengan kemampuan calon pengusaha.
2.Berani Menanggung Resiko yang artinya pengusaha dituntut untuk menanggung resiko, bbaik resiko kerugian, bangkrut jadi sesorang pengusaha wajib punya mental kebal.
3.Penuh Perhitungan yang artinya sebelum menjadi pengusaha perlu memperhitungan usahanya dengan baik.
4.Memiliki Rencana Usaha Yang Jelas yang artinya dalam suatu rencana usaha memerlukannya strategi yang matang dimana tempatnya,siapa yang akan menjalankan, usaha apa yang akan dibuat.
5. Tidak Putus Asa yang artinya seorang pengusaha tidak pernah puas atas hasil yang ia capai, dan selalu bersemangat apa yang ia kerjakan.
6. Optimis dan Yakin yang artinya pengusaha penuh dengan keyakinan atas usaha yang dijalankan akan memberi hasil yang ia tanami.
7. Tanggung Jawab yang artinya tanggung jawab sama apa yang ia kerjakan dan ia jualkan kepada calon pembeli.
8. Memiliki Etika dan Moral yang artinya memiliki etika dan moral yang baik .
*Mempelajari Pola Pikir Pengusaha Sukses*
Di luaran sana banyak motivator dengan semangatnya bilang: sudah asal niat ingin usaha pasti bisa, yang penting niat dahulu. Apakah dalam membuat usaha kita harus modal nekat saja? Tentu tidak demikian, ada banyak hal yang harus dilakukan untuk menjadi sukses.
Kalau kalian ingin menjadi sukses seperti halnya wirausahawan yang sudah wara-wiri ke mana-mana, pelajari pola pikirnya. Dengan mempelajari pola pikirnya, kalian akan tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari.
Berikut beberapa pola pikir Bill Gates, wirausahawan sukses di bidang komputer, yang bisa kalian tiru pelajari dan tiru agar tidak terus bermimpi jadi pegawai. Kalau bisa jadi bosnya, kenapa harus jadi bawahan, benar tidak?
1. Bekerja Keras
Pola pikir ini tidak bisa dihilangkan apa pun jenis usaha yang ingin teman2 buat. Pokoknya sudah fixed dan kalau sampai teman-teman hilangkan bisa menghilangkan ruh dari usaha yang sedang dibangun.
Bekerja itu membutuhkan kerja keras, bahkan Collin Powell pun bilang, tidak ada yang namanya rasa untuk sukses, yang ada adalah persiapan matang, kerja keras, dan belajar dari kegagalan yang diterima.
Kalau mau sukses ya harus mau mulai usaha dari nol, dari bawah, dari tidak punya apa-apa. Selanjutnya usaha akan berkembang, gagal, berkembang, dan akhirnya mendapatkan kesuksesan yang diinginkan. Prosesnya tentu tidak semalaman saja, tapi puluhan atau ratusan malam.
2. Senang Mempelajari Hal Baru
Pebisnis yang sukses adalah mereka yang mau belajar sesuatu yang baru. Orang yang tahu harus berbuat apa untuk usahanya adalah mereka yang suka membaca dan tidak segan belajar dari orang lain. Pada dasarnya ilmu akan terus berkembang meski dalam dunia bisnis sekali pun.
3. Pola Pikir Berinovasi
Bruce Lee berkata, pejuang yang sukses adalah orang biasa yang memiliki fokus seperti sinar laser. Barangkali seseorang orang yang biasa saja, di kampus sering dapat nilai C dan kerap dimarahi oleh dosen. Namun, apakah itu menentukan bisnis yang sedang ia lakukan? Tentu saja tidak.
Kalau teman2 memiliki pola pikir berkembang, selalu fokus, dan tahu peluang yang bisa menghasilkan, sukses bisa dikantongi dengan cepat. Yang harus kalian lakukan saat ini adalah membuat rencana yang matang atau mendaftar semua ide dan inovasi yang dimiliki. Selanjutnya, kembangkan ide itu dan jalankan bisnisnya.
Kalau kalian tidak punya modal besar mungkin bisnis atau usaha akan berjalan tersendat. Namun, bukan tidak mungkin untuk berkembang kan? Kita masih memiliki media sosial untuk promosi dan mengenalkan brand pada orang lain. Bukan? Jadi gaada alas an untuk tidak mau menjadi pengusaha bukan?
4. Tidak Melakukannya Sendiri
Pola pikir yang sangat sulit ditemui dari seorang wirausahawan baru adalah mau bekerja sama dengan orang lain. Dengan kemampuan yang dimiliki, mereka berusaha melakukannya sendirian saja. “Kalau bisa melakukan sendiri kenapa harus meminta bantuan orang lain?” Pikiran seperti itu tidak sepantasnya ada. Karena dalam berbisnis, menjalin relasi atau kerja sama akan mengembangkan usaha dengan cepat.
Kita ambil contoh saja, saya usaha pakaian distro, kalau punya kerja sama dengan spreader atau orang yang menyebarkan produk, usaha tentu bisa berjalan dengan baik. Coba kalau saya hanya menjualnya di rumah atau toko saja, besarkah bujet yang didapatkan?
5. Mengapresiasi Apa yang Sudah Dilakukan
Membuat usaha tidak selamanya dilakukan sendirian saja. Teman2 bisa menjadi wirausahawan sukses kalau punya tim yang hebat. Jadi, jangan pernah lupa untuk mengapresiasi tim yang teman2 miliki.
*Keuntungan dan Kelemahan Seorang Pengusaha*
*Keuntungan*
Mencapai tujuan yang dikehendaki sendiri
Mmemperoleh keuntungan secara maksimal
Memmbantu usaha konkret
Menjadi bos bagi dirinya sendiri
*Kekurangan*
Memperoleh pendapata tidak pasti
Berkerja keras dan jam kerja lebih panjang
Kualitas hidupnya rendah jika usahanya belum berhasil, sebab tahap bewirausaha harus hemat.
*Prinsip Pengusaha (Enterpeneurship)*
1. Passion
2. Independent
3. Marketing Sensitivity
4. Creatif dan Inovative
5. Calculated risk taker
6. Persistent
7. High ethical standart
Dari beberapa rangkaian pemikiran yang telah diterangkan di atas. Kita dapat mengambil kesimpulan, untuk apa takut menjadi pengusaha. menjadi pengusaha? kenapa tidak. Pengusaha dapat memberikan keuntungan yang sangat besar jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Karena setiap apa saja pekerjaan, baik pengusaha maupun karyawan sebuah perusahaan, jika kita lakukan dengan sungguh-sungguh maka akan mendapatkan hasil yang baik. Jadi, kenapa tidak untuk menjadi seorang pengusaha. jadilah pengusaha sukses dan bantu perekonomian seorang wirausahawan sukses yang bisa kalian pelajari sebelum memulai usaha. Selamat mencoba teman-teman! 😀





Komentar
Posting Komentar