Tips Menulis ala Tere Liye
*Tips Menulis ala Tere Liye yang sudah saya modif beserta pengalaman saya*
*1. Topik Tulisan Bisa Apa Saja, Tapi Seorang Penulis Yang Baik, Punya Sudut Pandang Yang Spesial*
Ini adalah tips paling pamungkas dari dunia kepenulisan ala tere liye temen-temen. Maksudnya gini, misal saya dan kalian semua bertemu di sebuah Seminar Offlaine, trus saya bilang ke kalian :
"hey... tulis satu paragraf yg di dalamnya ada kata hitam !". Pasti rata-rata dari kalian akan nulis: hitam adalah warna, hitam adalah gelap, hitam adalah malam, hitam hitam hitam... 95% semuanya dengan sudut pandang yg sama, yg ketika kalian tulis jadi sesuatu, si pembaca akan bilang: "saya juga tahu kalau hitam adalah warna, kagak lu tulis juga gw ngerti, wkwk.
Nah... penulis yg baik... ketika dia disuruh nulis tentang warna hitam, di kepalanya akan muncul sudut pandang yg berbeda sekali, yg tidak difikirkan oleh orang lain.
Orang yg punya sudut pandang yg Spesial, dia akan nulis seperti ini : "Hitam selalu datang terlambat, kemana-mana datang terlambat, ke pasar terlambat, ke sekolah terlambat, ke mall terlambat. Pada suatu hari temen-temennya bosan sekali, memutuskan pergi tanpa warna hitam, mejikuhibiniu pergi tanpa warna hitam, sejak hari itulah pelangi tidak punya warna hitam... wow, saya merinding waktu pertama mendengar penjelasan ini temen"... hehe.
Nah... itulah yg dinamakan Sudut Pandang yg Spesia... Ketika orang lain hanya mikirin hitam adalah warna, maka datanglah dengan sudut pandang yang berbeda.
Jadi besok lusa, apapun tulisan temen-temen, berfikir dg sudut pandang yg berbeda mutlak dilakukan.
Contoh lagi ketika siswa-siswi sekolah membuat karya tulisan tentang studi tour ke candi borobudur misal, pasti rata-rata 90% para siswa-siswi tadi bahasnya tentang sejarah candi, tahun berapa didirikan?, siapa raja yang mendirikan, pasti itu-itu melulu... tapi siswa yg punya sudut pandang spesial, dia akan menulis tentang realita para pedagang di candi borobudur. Kalo saya jadi guru B.Indonesianya, akan saya kasih nilai 120 itu anak... hehe
Contohnya lagi, yg beda itu film ayat-ayat cinta, film roman setting di mesir, jadi laku sekali. karena waktu itu film-film bernuansa roman rata-rata settingnya di korea selatan. Tapi ayat-ayat cinta berani datang dg sudut pandang yg spesial.
Maka dari itu temen-temen, ada orang bijak mengatakan "Tampil sedikit lebih beda, jauh lebih efektif, dibandingkan tampil sedikit lebih baik.
*2. Seorang penulis harus punya amunisi. Tidak punya amunisi, tidak bisa menulis*
Pernah gk temen-temen ketika buka word di laptop tapi bingung mau nulis apa? nah... itulah yg terjadi kalau kepala kita kosong, jadi kita harus cari amunisi dulu untuk mengisi kepala kita, agar kita bisa menulis.
Apa itu Amunisi..?
Amunisi, bisa dicari lewat 3 hal yaitu:
1. Banyak-banyak baca buku, buku apa saja dibaca, bahkan bungkus gorengan pun bisa kalian baca. Apakah bisa ketika kita ingin jadi penulis tapi tidak suka baca buku? jawabannya jelas gk bisa lah...
jaman dulu itu, guru-guru masyhur berkata: "Ananda, kamu mau menulis ketahuilah, satu paragraf yg kamu tulis dlm sebuah tulisan, itu setara dgn 1 buku yg harus kamu baca". ngeri sekali kan? ngeri sekali lah...
2. Banyak-banyak melakukan perjalanan, penulis yg baik, mutlak harus melakukan banyak perjalanan. dlm bwntuk apa perjalanan itu? ya... kalau ada kesempatan bisa mengelilingi dunia, atau mengelilingi Indonesia, atau paling tidak mengelilingi kota kita.
Nah... kalau misal kalian gk bisa kemana-mana, misal alasannya karna anak cewek, perjalanan itu bisa kalian tukar dengan bertanya kepada teman-teman kalian yg berasal dari berbagai daerah atau bahkan berbagai negara. Misal punya temen dari malaysia, tanyalah ke dia bagaimana keadaan di malaysia itu, misal punya temen dari mluku, tanyalah gimana adat-istiadat di sana.
3. Bertemulah dengan orang orang bijak
Maksudnya gimana?
Maksudnya gini temen-temen... kalau di komplek sekolah atau kampus kalian, ada seorang pedagang Nasi Pecel, yg sudah berjualan Nasi Pecel selama 25 tahun, berarti dia bijak sekali soal Nasi Pecel. Jadi ketika misal anda bilang, pak... ceritakan lah pak, bagaimana bapak menjual Nasi Pecel selama 25 tahun itu?
Nah... bisa jadi ceritanya berjualan Nasi Pecel itu seru sekali, misal tahun sekian pernah digusur pindah kesini, atau tahun sekian pernah berjaya, dan seterusnya dan seterusnya...
intinya setiap ada kesempatan dapat pengetahuan baru janganlah kamu sia-siakan, tanya aja gak papa. Itulah yg akan membuat kepala temen-temen penuh dgn pengetahuan.
Contoh lagi nih... temen-temen pernah kan pergi ke alfamart, beli aqua 1 botol misal, kalau anda gk memaksimalkan kesempatan ketika itu, ya anda hanya akan dapat aqua 1 botol saat keluar dari alfamart, beda kalau anda pintar cari amunisi, anda akan tanya ke salah satu petugas di alfamart, "mas-mas, barang yg paling laku di alfamart ini apa ya?" nah... ketika anda pulang dari alfamart, anda dapat aqua botolnya dan anda punya pengetahuan baru, bahwa indomie goreng iriginal adalah barang yg paling laku di alfamart.
-Semakin banyak wawasan, banyak amunisi, maka semakin gampang bikin banyak buku (ibaratnya temen-temen punya 5 gelas kosong, lalu juga punya teco besar untk mengisi air di 5 gelas tadi. Nah... kalau teco tadi kosong tk ada air, impossible atau mustahil untuk dibuat ngisi gelas, 1 gelas pun tak akan terisi, bahkan netes pun tidak. Tapi jika teco itu airnya terisi penuh, maka jika dibuat untuk mengisi 7 gelas cangkir sekaligus pun bisa...
Bahkan kalau sekelas buya hamka temen-temen, itu tidak hanya teconya penuh, tapi ia punya selang besar yang terhubung di mata air pegunungan, jangankan utk mengisi gelas-gelas tadi, untuk mengisi truk muatan air pun bisa banyak truk yang bisa terisi. Keren bukan? hehe
*3. Catat setiap ide yang seperkian detik terlintas di pikiranmu*
Temen-temen sekalian... karena manusia itu memiliki keterbatasan dalam mengingat suatu hal, namanya juga manusia, tempatnya salah serta lupa.
Dan... Ide atau ilmu itu bagaikan binatang buruan yg mudah lepas, jadi harus diikat dengan tali, nah... tulisan itulah yang menjadi talinya temen-temen.
Pernah gak temen-temen ketika sedang di perjalanan pulang naik motor, tiba-tiba di kepala temen-temen muncul ide brilian, atau ide judul tulisan yg keren, dan... tapi sayangnya ketika temen-temen telah sampai rumah, tiba-tiba... ide-ide tadi telah hilang, lupa...
Atau ketika temen-temen sedang minum kopi di ruang tamu, seketika dapat ide keren, tapi malah temen-temen abaikan, akhirnya selang 1 jam kemudian jadi lupa...
Nah... inilah pentingnya segera mencatat ide-ide dadakan tadi temen-temen... jadi usahakan temen-temen punya catatan khusus baik itu di buku, atau di HP, utk mencatat ide temen-temen, agar ide-ide keren yg tiba-tiba melintas di pikiran temen-temen ini tidak hilang ditelan bumi... dan bisa segera tersimpan rapi di catatan.
Masuk akal kan? hehe
Kalau saya pribadi lebih suka mencatat ide-ide saya di Menu Catatan HP, dan ada juga yang saya simpan di arsip grup WA yang saya buat sendiri, jadi caranya tuh gini kalau mau buat grup arsip pribadi: temen-temen tinggal buat grup baru bersama satu orang lainnya(terserah mau siapa pun) lalu setelah grup sudah jadi, tendang aja tuh temen kita dari grup, nah... jadinya kan di grup itu tinggal kamu doang, nah setelah itu kamu bebas nyatat apa saja di grup itu, hehe. Kalau grup Arsip WA saya, saya namai grupnya dengan nama "Arsip Berkarya" temen-temen. Nah... Silahkan temen-temen buat catatan ide sendiri sesuka hati ya, biar terikat ide-idenya.
Ada orang bijak berkata : Waktu Terbaik menanam pohon adalah 20 tahun yg lalu, waktu terbaik ke 2 adalah SEKARANG.
Sama juga dgn menulis, waktu terbaik mulai belajar menulis adalah 20 tahun yg lalu, dan waktu terbaik ke 2 utk mulai belajar menulis adalah SEKARANG.
Maka... Mulailah menulis !
Ok ? Pasti siap dong !
Komentar
Posting Komentar